Berita Pusat Bisnis

UIN Raden Mas Said Surakarta Perkuat Tata Kelola BLU melalui Pendampingan Inspektorat Jenderal Kemenag

Jumat, 16 Oktober 2026  |  12:28

UIN Raden Mas Said Surakarta Perkuat Tata Kelola BLU melalui Pendampingan Inspektorat Jenderal Kemenag

Surakarta, 15 Oktober 2026 — UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan kegiatan Pendampingan Tata Kelola Badan Layanan Umum (BLU) bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Agama pada 12–15 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya universitas untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan, serta mendorong pengembangan unit bisnis secara profesional dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan entry meeting pada Senin (12/10) di Ruang Rapat Gedung Laboratorium Kewirausahaan Lantai 2 UIN Raden Mas Said Surakarta. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi mengenai tujuan, ruang lingkup, dan arah pendampingan tata kelola BLU.

Dalam arahannya, Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta menekankan pentingnya mengoptimalkan izin pengelolaan BLU untuk mendukung pengembangan institusi. Pengelolaan BLU diharapkan mampu mendorong layanan inovasi, mengoptimalkan potensi sumber daya universitas, serta memperkuat kontribusi unit bisnis dalam mendukung keberlanjutan layanan pendidikan.

Selama empat hari pelaksanaan, pendampingan fokus pada empat aspek utama, yaitu perencanaan kelembagaan, penetapan dan pengelolaan tarif layanan unit bisnis, pengelolaan keuangan BLU, serta penguatan pengawasan internal melalui Sistem Pengendalian Intern (SPI).

Pada aspek perencanaan kelembagaan, perhatian difokuskan pada pentingnya menyelaraskan perencanaan dan pengembangan bisnis dengan arah strategi universitas. Sementara itu, pembahasan mengenai tarif layanan dan unit bisnis menitikberatkan pada layanan pengelolaan yang sesuai dengan ketentuan serta optimalisasi potensi pendapatan secara terukur.

Aspek pengelolaan keuangan menjadi bagian penting dalam mendorong tata kelola yang akuntabel dan mendukung tidak berfungsinya operasional BLU. Di sisi lain, penguatan SPI diperlukan untuk mendukung pengendalian internal dan pengelolaan risiko dalam pelaksanaan kegiatan kelembagaan maupun pengembangan usaha.

Pendampingan ini juga menekankan pentingnya diversifikasi sumber pendapatan agar pengembangan BLU tidak hanya bertumpu pada satu sumber penerimaan. Penguatan inovasi, pengembangan potensi usaha, dan tata kelola yang baik diharapkan dapat memperluas dukungan BLU terhadap kebutuhan pengembangan universitas.

Melalui kegiatan ini, UIN Raden Mas Said Surakarta berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan BLU yang profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan unit bisnis yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas layanan dan kemajuan institusi.

Artikel Lainnya